Rumah Ahmad saroni disatroni massa, isi rumah dijarah, mobil mewah dirusak




Globalmonitoring | Jakarta

Rumah anggota DPR, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok dijarah warga sekitar. Keberadaan Sahroni sendiri sampai kini masih belum diketahui.

Massa menggeruduk rumah Sahroni di Tanjung Priok pada sore ini, dan menjarah isi kediamannya. Peristiwa ini disiarkan langsung melalui salah satu akun TikTok, @cukupsatu_selamanya (m451mam), dan ditonton hingga 1,5 juta orang.

“Lagi nyerang rumah Syahroni di Tanjung Priok,” ucap pemilik akun tersebut, menjawab pertanyaan salah satu warganet.

Selain mengambil barang-barang milik Sahroni, mobil Lexus miliknya pun dirusak oleh massa. Terpantau mobil lexus hitam dengan kaca yang sudah pecah, tetapi tidak terlihat mobil lainnya.

“Kalau mobil jangan tanya bang, sudah hancur tadi. Tetapi cuma ada satu itu,” kata sang pembuat video menjawab pertanyaan salah satu netizen yang ikut live.

Dalam siaran langsung itu, terlihat banyak warga berbondong-bondong mengambil barang dari rumah tersebut, seperti televisi dan perabot lainnya. "Gerbangnya sudah hancur," tambahnya.

Meski demikian, pembuat video meyakinkan bahwa tidak akan ada aksi pembakaran di kawasan tersebut. "Tidak akan dibakar, banyak warga, rumahnya padat," katanya.

Politikus Ahmad Sahroni sebelumnya memang menjadi sorotan publik. Hal ini bermula dari pernyataannya yang menyebut wacana pembubaran DPR sebagai "ide orang tolol sedunia". Ucapan tersebut menuai kritik tajam dari masyarakat.

Komentar

Baca Lagi

Guru cabul di tangkap di kawasan Babelan

Ada jejak Geng Solo dibalik aksi demo brutal 25 Agustus menurut "Wartawan Senior, Edy Mulyadi"

Korban lakalantas di depan Kelurahan Kaliabang Tengah, jl raya Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara.

Ada-ada aja kelakuan warga +62, Baru – baru ini viral seorang anak Sekolah Dasar (SD) yang mengendarai sepeda listrik di Jalan Raya Kota Sukabumi.

Harga dan aturan sekolah, sangat membebani orang tua siswa

MENGAKU-NGAKU KUASA HUKUM DIREKTUR RSUD CABANG BUNGIN, KATA ADVOKAT M. ANDREAN : DIA TAK PUNYA LEGAL STANDING.

Ketua Akpersi DPD Jawa Barat Memberikan Hak Jawab: Menuduh Tokoh Masyarakat Mengucapkan "Perang Kedua" Pernyataan Dirut RSUD Hoax!!

Baru juga mau berangkat ikut aksi demo, 48 pelajar diamankan Polisi

Puluhan ribu buruh akan menggelar aksi pada tanggal 28 Agustus 2025 digedyng DPR dan Istana Merdeka

Rantis melindas seorang pengemudi ojek online di kawasan Pejompongan